TUGAS MAKALAH
FIREWALL
NAMA : RIZQI AGI RIAJI
NIM :
3143 111 017
PRODI :
MANAJEMEN INFORMATIKA (A)
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
2014/2015
KATA PENGANTAR
Mengibaratkan sebuah bangunan rumah atau bangunan untuk sebuah perusahaan yang memiliki pagar sebagai pelindungnya, baik dari kayu, tembok beton, kawat berduri ataupun kombinasi beberapa jenis pagar untuk keamanan atau melindungi harta di dalam sebuah rumah tersebut. maka tidak mengherankan apabila sebuah komputer yang merupakan sebuah tempat utama dalam komunikasi data yang layaknya sebuah rumah yang menyimpan semua harta dan benda yang kita miliki didalamnya juga patut kita lindungi. Untuk mengantisipasi , apa bila jenis pagar yang akan kita pakai untuk membentengi komputer/jaringan pribadi kita terhadap semua ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan khususnya dari luar terhadap semua properti pribadi kita yang terdapat didalamnya. Apakah pernah dengar istilah Tembok Api ? sedikit terdengar lucu apabila diartikan per suku kata dari kata "firewall". Tetapi apa dan bagaimanakah firewall itulah yang akan kdi bahas dalam tulisan ini.
Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,
karena kritik dan saran yang membangun senantiasa penulis harapkan demi
terlaksananya laporan selanjutnya yang lebih baik.
Demikianlah, apabila ada tutur kata yang tidak berkenan di
hati pembaca mohon di maafkan sebagaimana penulis hanyalah manusia biasa yang
tak pernah luput dari kesalahan. Kesempurnaan hanya milik Allah. Semoga makalah
ini dapat bermanfaat baik bagi penulis dan terlebih bagi pembaca.
Yogyakarta,
24 November 2014
Penulis
(Rizqi
Agi Riaji)
DAFTAR ISI
Kata pengantar......................................................................................................................
Daftar
isi...............................................................................................................................
Bab 1. Pendahuluan
1.1
Latar
belakang.......................................................................................................................
1.2
Tujuan...................................................................................................................................
Bab II. Pembahasan
2.1
pengertian firewall serta jenis – jenis
firewall.....................................................
2.2
Cara kerja firewall................................................................................................
2.3
Karakteristik
firewall...........................................................................................
2.4
Teknik firewall………………………………………………………………….
2.5
konfigurasi firewall……………………………………………………………..
2.6 Mengatur/menambahkan program yang dapat dilalui oleh firewall…………...
Bab III. Penutup
3.1
kesimpulan...........................................................................................................
3.2
saran.....................................................................................................................
Daftar
pustaka........................................................................................................................
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 latar
belakang
Pengertian Firewall adalah
sistem atau perangkat yang memberi otorisasi pada lalu lintas jaringan komputer yang dianggapnya aman untuk melaluinya dan
melakukan pencegahan terhadapa jaringan yang dianggap tidak aman. Fire-wall
dapat berupa perangkat lunak (program komputer atau aplikasi) atau perangkat
keras (peralatan khusus untuk menjalankan program fire-wall) perangkat
yang menyaring lalu lintas jaringan antara jaringan. Perlindungan Firewall
diperlukan untuk komputasi perangkat seperti komputer yang diaktifkan dengan
koneksi Internet. Meningkatkan tingkat keamanan jaringan komputer dengan
memberikan informasi rinci tentang pola-pola lalu lintas jaringan. Perangkat
ini penting dan sangat diperlukan karena bertindak sebagai gerbang keamanan
antara jaring komputer internal dan jaringan komputer eksternal.
Firewall secara umum di peruntukkan untuk melayani :
1.mesin/komputer
Setiap individu yang terhubung langsung ke jaringan luar atau internet dan menginginkan
semua yang terdapat pada komputernya terlindungi.
2.Jaringan
Jaringan komputer yang terdiri lebih dari satu buah komputer dan berbagai jenis
topologi jaringan yang digunakan, baik yang di miliki oleh perusahaan organisasi dsb.
1.2
Tujuan Makalah
1
. Untuk memenuhi tugas mata kuliah sistem operasi tentang firewall.
2. Untuk menambah pengetahuan tentang firewall.
3.
Agar pembaca tahu jenis firewall, cara kerja, karakteristik firewall, teknik,
konfigurasi firewall serta
langkah-langkahnya.
BAB II
PEMBAHASAN
Firewall adalah sistem keamanan jaringan
komputer yang digunakan untuk melindungi komputer dari beberapa
jenis serangan dari komputer luar.
2.1 Jenis
firewall
Firewall Software
Software
firewall, juga kadang-kadang disebut firewall pribadi, dirancang untuk berjalan
pada satu komputer. Paling sering digunakan pada rumah atau komputer kantor
kecil yang memiliki akses broadband, yang cenderung ditinggalkan di sepanjang
waktu. Sebuah perangkat lunak firewall mencegah akses yang tidak diinginkan ke
komputer melalui koneksi jaringan dengan mengidentifikasi dan mencegah
komunikasi melalui port berisiko.
Jadi
intinya software firewall adalah
aplikasi perangkat lunak komputer yang digunakan untuk mengatur akses dalam
sebuah jaringan komputer. Namun software firewall memiliki kelemahan
diantaranya adalah software firewall adalah sebbuah perangkat lunak yang
berjalan pada sistem operasi komputer, jadi ketika sistem operasi terganggu,
maka firewall juga akan bermasalah. Software firewall juga sangat bergantung
pada pengguna membuat keputusan yang tepat. Jika seseorang menggunakan
perangkat lunak firewall salah memberikan intruksi misalnya sebuah keylogger
atau Trojan di izinkan untuk mengakses Internet, maka keamanan pada komputer
akan terganggu meskipun tidak ada yang salah dengan firewall sendiri.
Firewall
Hardware
Hardware
firewall yang lebih kompleks. Hardware firewall juga memiliki komponen
perangkat lunak, tetapi berjalan baik pada alat jaringan direkayasa khusus atau
server dioptimalkan didedikasikan untuk tugas menjalankan firewall. Sebuah
firewall hardware ditempatkan antara jaringan, seperti perusahaan, dan daerah
yang kurang aman, seperti Internet. Firewall juga dapat memisahkan jaringan
yang lebih aman dari jaringan kurang aman, seperti satu lokasi perusahaan
dalam
struktur perusahaan yang lebih besar. Versi firewall perangkat keras yang
tersedia untuk pengguna rumahan yang menginginkan perlindungan yang lebih kuat
dari potensi serangan internet.
Ada
beberapa jenis firewall :
- Packet filter : Setiap paket yang masuk atau keluar jaringan akan di ataur apakah diterima atau ditolak berdasarkan aturan user-defined. Packet filtering ini cukup efektif dan transparan kepada pengguna, tetapi sulit untuk mengkonfigurasi. namu rentan terhadap serangan IP spoofing .
Kelebihan dari tipe ini adalah mudah untuk di implementasikan, transparan
untuk pemakai, lebih cepat
- Adapun kelemahannya adalah cukup rumitnya untuk menyetting paket yang akan
difilter secara tepat, serta lemah dalam hal authentikasi.
-Adapun serangan yang dapat terjadi pada firewall dengan tipe ini adalah:
+ IP address spoofing : intruder (penyusup) dari luar dapat melakukan ini
dengan cara menyertakan/menggunakan ip address jaringan lokal yanbg telah
diijinkan untuk melalui firewall.
+ Source routing attacks : tipe ini tidak menganalisa informasi routing
sumber IP, sehingga memungkinkan untuk membypass firewall.
+ Tiny Fragment attacks : intruder (penyusup) membagi IP kedalam bagian
bagian (fragment) yang lebih kecil dan memaksa terbaginya informasi
mengenai TCP header. Serangan jenis ini di design untuk menipu aturan
penyaringan yang bergantung kepada informasi dari TCP header. penyerang
berharap hanya bagian (fragment) pertama saja yang akan di periksa dan
sisanya akan bisa lewat dengan bebas. Hal ini dapat di tanggulangi dengan
cara menolak semua packet dengan protokol TCP dan memiliki Offset =
pada IP fragment (bagian IP)
- Gateway aplikasi : Mekanisme keamanan untuk aplikasi tertentu, seperti FTP , dan Telnet server. Hal ini sangat efektif, namun dapat memberlakukan degradasi kinerja.
Cara kerjanya adalah apabila ada pengguna yang menggunakan salah satu aplikasi
semisal FTP untuk mengakses secara remote, maka gateway akan meminta user
memasukkan alamat remote host yang akan di akses.Saat pengguna mengirimkan
USer ID serta informasi lainnya yang sesuai maka gateway akan melakukan hubungan
terhadap aplikasi tersebut yang terdapat pada remote host, dan menyalurkan
data diantara kedua titik. apabila data tersebut tidak sesuai maka firewall
tidak akan meneruskan data tersebut atau menolaknya. Lebih jauh lagi, pada tipe
ini Firewall dapat di konfigurasikan untuk hanya mendukung beberapa aplikasi
saja dan menolak aplikasi lainnya untuk melewati firewall.
Kelebihannya adalah relatif lebih aman daripada tipe packet filtering router
lebih mudah untuk memeriksa (audit) dan mendata (log) semua aliran data yang
masuk pada level aplikasi.
Kekurangannya adalah pemrosesan tambahan yang berlebih pada setiap hubungan.
yang akan mengakibatkan terdapat dua buah sambungan koneksi antara pemakai dan
gateway, dimana gateway akan memeriksa dan meneruskan semua arus dari dua arah.
3.
Circuit-level gateway : Mekanisme keamanan koneksi TCP maupun UDP. Setelah
sambungan telah dibuat, paket dapat mengalir antara host tanpa pemeriksaan
lebih lanjut.
cara kerjanya : Gateway akan mengatur kedua hubungan tcp tersebut, 1 antara
dirinya (gw) dengan TCP pada pengguna lokal (inner host) serta 1 lagi antara
dirinya (gw) dengan TCP pengguna luar (outside host). Saat dua buah hubungan
terlaksana, gateway akan menyalurkan TCP segment dari satu hubungan ke lainnya
tanpa memeriksa isinya. Fungsi pengamanannya terletak pada penentuan hubungan
mana yang di ijinkan.
Penggunaan tipe ini biasanya dikarenakan administrator percaya dengan pengguna
internal (internal users).
4.
Proxy server: Memotong semua pesan masuk dan keluar jaringan. proxy server
efektif menyembunyikan alamat jaringan dengan baik
2.2 Cara Kerja Firewall
– Semua komunikasi jaringan
melewati firewall
– Hanya lalu lintas data dari
jaringan terpercaya yang diperbolehkan lewat oleh firewall
– Firewall memiliki kemampuan
melindungi omputer dari serangan berbahaya yang berasal dari internet
Cara Kerja FIREWALL dengan
menggunakan metode-metode untuk
mengatur lalu lintas jaringan dari
internet ke computer kita.
1. Packet Filtering
Paket dianalisa dan dibandingkan dengan filter.
Filter paket memiliki seperangkat aturan untuk menerima atau menolak dengan
pra-dikonfigurasi.
2. Stateful Inspeksi
Ini adalah metode baru, ia membandingkan aspek
kunci setiap database sumber yang dipercaya. Jika paket diizinkan maka akan
lanjut, jika tidak maka akan dibuang.
Firewall dapat di konfigurasi dengan menambahkan filter berdasarkan
yang di bawah ini:
a. Alamat IP
Dalam
kasus ini apapun
jika alamat IP di luar jaringan
dikatakan kurang baik, maka
dimungkin kan untuk mengatur filter
untuk memblokir semua lalu lintas
ke dan dari alamat
IP. Misalnya , jika alamat IP
tertentu ditemukan akan
membuat terlalu banyak koneksi
ke server , administrator
dapat memutuskan untuk memboklir lalu
lintas dari IP ini
menggunakan firewall.
b. Nama Domain
Karena sulit mengingat alamat IP, hal ini adalah
cara yang paling mudah untuk menambahkan filter berdasarkan nama domain. Perusahaan dapat
memutuskan untuk memboklir
semua akses ke
nama domain tertentu , atau mungkin
menyediakan akses hanya
untuk daftar nama
domain yang dipilih.
c. Port/ Protokol
Setiap layanan internet menggunakan nomor port,
setiap layanan dengan satu kata sederhana dan bisa dibandingkan dengan pintu
virtual dari server melalui sebuah layanan yang telah disediakan. Sebagai
contoh , jika server menjalankan layanan web (HTTP) maka biasanya tersedia pada
port 80. Demikian pula berbagai layanan seperti Telnet (Port 23), FTP (Port 21)
dan SMTP (Port 25) dapat berjalan pada server. Jika layanan ini ditujukan untuk
public, maka biasanya port akan dibiarkan terbuka. Jika tidak, maka akan diblok
menggunakan firewall untuk mencegah penyusup menggunakan port terbuka untuk
membuat sambungan.
d. Kata Khusus atau Frase
Firewall dapat dikonfigurasi untuk menyaring satu
atau lebih kata atau frase yang spesifik sehingga, baik paket masuk dan keluar
yang dipandai untuk kata-kata yang ada dalam saringan. Misalnya , anda mungkin
mengatur settingan firewall untuk menyaring setiap paket yang berisi istilah ofensif
atau frase untuk dapat masuk maupun keluar dari jaringan anda.
2. 3 Karakteristik
Firewall
1. Firewall harus lebih kuat dan kebal terhadap
serangan luar. Hal ini berarti bahwa Sistem Operasi akan lebih relative lebih
aman dan pengguna sistemnya dapat dipercaya.
2. Hanya aktivitas atau kegiatan yang
dikenal/terdaftar saja yang dapat melewati atau melakukan hubungan. Hal ini
dilakukan dengan menyetting policy pada konfigurasi keamanan local.
3. Semua aktivitas atau kegiatan dari dalam ke luar
harus melewati firewall. Hal ini dilakukan dengan membatasi atau memblok semua
akses terhadap jaringan local, kecuali jika melewati firewall terlebih dahulu.
Ada dua jenis karakteristik firewall jika dilihat
dari fungsi firewall tersebut yaitu :
1. Personal Firewall
Personal firewall merupakan firewall yang digunakan oleh individu atau pribadi untuk membentengi komputer PC ataupun notebook dari serangan serangan berbahaya yang datang dari luar (biasanya internet). Personal firewall ini biasanya berbentuk software yang sudah terbundel dalam sebuah sistem operasi yang digunakan, bisa juga berupa software yang harus diinstall terlebih dahulu seperti misalnya anti virus. Personal firewall sangat bermanfaat untuk mencegah spyware, spamming, dan virus masuk ke komputer atau notebook kita.
Personal firewall merupakan firewall yang digunakan oleh individu atau pribadi untuk membentengi komputer PC ataupun notebook dari serangan serangan berbahaya yang datang dari luar (biasanya internet). Personal firewall ini biasanya berbentuk software yang sudah terbundel dalam sebuah sistem operasi yang digunakan, bisa juga berupa software yang harus diinstall terlebih dahulu seperti misalnya anti virus. Personal firewall sangat bermanfaat untuk mencegah spyware, spamming, dan virus masuk ke komputer atau notebook kita.
2. Network Firewall
Network firewall khusus difungsikan pada sebuah jaringan komputer untuk keamanan jaringan. Tersedia bermacam-macam jenis firewall untuk neetwork firewall ini, contohnya adalah ISA Server, Cisco PIX, Cisco ASA, dan IP Tables. Semua jenis firewall tersebut fungsinya hanya satu, yaitu mengamankan jaringan komputer.
Network firewall khusus difungsikan pada sebuah jaringan komputer untuk keamanan jaringan. Tersedia bermacam-macam jenis firewall untuk neetwork firewall ini, contohnya adalah ISA Server, Cisco PIX, Cisco ASA, dan IP Tables. Semua jenis firewall tersebut fungsinya hanya satu, yaitu mengamankan jaringan komputer.
2.4
TEKNIK YANG DIGUNAKAN OLEH FIREWALL
1.Service control (kendali terhadap
layanan)
berdasarkan tipe-tipe layanan yang digunakan di Internet dan boleh
diakses baik
untuk kedalam ataupun keluar firewall. Biasanya firewall akan mencek no
IP
Address dan juga nomor port yang di gunakan baik pada protokol TCP dan
UDP,
bahkan bisa dilengkapi software untuk proxy yang akan menerima dan
menterjemahkan
setiap permintaan akan suatu layanan sebelum mengijinkannya.Bahkan bisa
jadi
software pada server itu sendiri , seperti layanan untuk web ataupun
untuk mail.
2.Direction Conrol (kendali terhadap
arah)
berdasarkan arah dari berbagai permintaan (request) terhadap layanan
yang
akan dikenali dan diijinkan melewati firewall.
3.User control (kendali terhadap
pengguna)
berdasarkan pengguna/user untuk dapat menjalankan suatu layanan, artinya
ada user
yang dapat dan ada yang tidak dapat menjalankan suatu servis,hal ini di
karenakan
user tersebut tidak di ijinkan untuk melewati firewall. Biasanya
digunakan untuk
membatasi user dari jaringan lokal untuk mengakses keluar, tetapi bisa
juga
diterapkan untuk membatasi terhadap pengguna dari luar.
4.Behavior Control (kendali terhadap
perlakuan)
berdasarkan seberapa banyak layanan itu telah digunakan. Misal, firewall
dapat
memfilter email untuk menanggulangi/mencegah spam.
2.5 KONFIGURASI FIREWALL
1.Screened Host FIrewall system (single-homed bastion)
Pada konfigurasi ini, fungsi firewall akan dilakukan oleh packet filtering
router dan bastion host*.Router ini dikonfigurasikan sedemikian sehingga
untuk semua arus data dari Internet, hanya paket IP yang menuju bastion host
yang di ijinkan. Sedangkan untuk arus data (traffic) dari jaringan internal,
hanya paket IP dari bastion host yang di ijinkan untuk keluar.
Konfigurasi ini mendukung fleksibilitasdalam Akses internet secara langsung,
sebagai contoh apabila terdapat web server pada jaringan ini maka dapat di
konfigurasikan agar web server dapat diakses langsung dari internet.
Bastion Host melakukan fungsi Authentikasi dan fungsi sebagai proxy. konfigurasi
ini memberikan tingkat keamanan yang lebih baik daripada packet-filtering router
atau application-level gateway secara terpisah.
Gambar
[-------]<------------+
[Bastion]<----------+ |
[ Host ]=========+ | |
[-------]<------+ | | |
| | | |
| | | |
( )<---------------------------------+ | | +------->
(Internet)====[X]=============+==============+============[Jaringan lokal]
( ) packet | |
filtering router [SERVER]<-----------+
2.Screened Host Firewall system (Dual-homed bastion)
Pada konfigurasi ini, secara fisik akan terdapat patahan/celah dalam jaringan.
Kelebihannya adalah dengan adanya du ajalur yang meisahkan secara fisik maka
akan lebih meningkatkan keamanan dibanding konfigurasi pertama,adapun untuk
server-server yang memerlukan direct akses (akses langsung) maka dapat di
letakkan ditempat/segmenrt yang langsung berhubungan dengan internet
Hal ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan 2 buah NIC ( network interface
Card) pada bastion Host. <----------------+
[-------]===============+ |
[Bastion]<----------+ | |
[ Host ]=========+ | | |
[-------]<------+ | | | |
| | | | |
| | | | |
( )<---------------------------------+ | | | +------->
(Internet)====[X]=============+==============+ | +============[Jaringan lokal]
( ) packet | |
filtering router [SERVER]<-----------+
3.Screened subnet firewall
Ini merupakan konfigurasi yang paling tinggi tingkat keamanannya. kenapa?
karena pada konfigurasi ini di gunakan 2 buah packet filtering router, 1 diantara
internet dan bastion host, sedangkan 1 lagi diantara bastian host dan jaringan lokal
konfigurasi ini membentuk subnet yang terisolasi.
adapun kelebihannya adalah :
+ terdapat 3 lapisan/tingkat pertahanan terhadap penyusup/intruder .
+ router luar hanya melayani hubungan antara internet dan bastion host sehingga
jaringan lokal menjadi tak terlihat (invisible )
+ Jaringan lokal tidak dapat mengkonstuksi routing langsung ke internet,
atau dengan kata lain , Internet menjadi Invinsible (bukan berarti tidak
bisa melakukan koneksi internet).
Gambar
<----------------+
[-------]===============+ |
[Bastion]<----------+ | |
[ Host ]=========+ | | |
[-------]<------+ | | | |
| | | | |
| | | | |
( )<---------------------------------+ | | | +------->
(Internet)====[X]=============+==============+ | +============[Jaringan lokal]
( ) packet | |
filtering router [SERVER]<-----------+
2.6
Mengatur/menambahkan program yang dapat dilalui oleh firewall
1. Cara mengatur firewall untuk mengaktifkan atau
menonaktifkan
-Buka control panel.
-All control panel items – >Windows firewall
–> kemudian klik Turn windows firewall on or off
-windows firewall – >Turn Windows Firewall on or
off (ada dua pilih tetap mengaktifkan firewall atau menonaktifkan firewall)
-jika anda ingin menonaktivkan maka pilih Turn
off windows firewall (not recommended)
2. Cara mendambah rule firewall.
- Control Panel -> All
control panel items -> windows firewall
- Kemudian klik advanced settings
- Pilih jenis koneksi, ada dua pilihan yaitu inbound
rule atau outbound rule. Inbound rule adalah jika komputer menerima data dari luar ,
sementara outbound rule adalah jika komputer mengirim data keluar.
-Kemudian klik New rule
-Pilih Port dan next
-Tulis Port dan next.
- Allow the connection dan next.
- Next lagi.
- Isi Nama dan Description
- Kemudian Finish
Cara menambahkan aplikasi pada firewall
1. Buka control panel -> all control panel
-> windows firewall.
2. Kemudian klik Allow a program or feature
trough windows firewall.
3. Pilih aplikasi yang anda ingin tambahkan.
4.Klik OK.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan
lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu
lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah firewall
diimplementasikan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu
gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan
jaringan lainnya. Firewall umumnya juga digunakan untuk mengontrol
akses terhadap siapa
saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini,
istilah firewall menjadi istilah generik yang merujuk pada sistem
yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda.
3.2 Saran
Diharapkan kepada pembaca agar memberikan kritik dan
saran yang membangun baik dari segi sistematika maupun dari segi isi,setelah
membaca makalah ini semog dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca.
DAFTAR PUSTAKA
(waktu
21.00, 24 november 2014)
(waktu
21.10, 24 november 2014)
(waktu
21.30, 24 november 2014)
(waktu 22.00, 24 november 2014)
(waktu 22.20, 24 november 2014)
(waktu 22.50, 24 november 2014)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar