Jumat, 28 November 2014

MAKALAH FIREWALL


TUGAS MAKALAH
FIREWALL
                NAMA                 : RIZQI AGI RIAJI
                   NIM                     : 3143 111 017
                   PRODI                 : MANAJEMEN INFORMATIKA (A)



UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
2014/2015


KATA PENGANTAR


               Mengibaratkan sebuah bangunan rumah atau bangunan untuk sebuah perusahaan yang memiliki pagar sebagai pelindungnya, baik dari kayu, tembok beton, kawat berduri ataupun kombinasi beberapa jenis pagar untuk keamanan atau melindungi harta di dalam sebuah rumah tersebut. maka tidak mengherankan apabila sebuah komputer yang merupakan sebuah tempat utama dalam komunikasi data yang layaknya sebuah rumah yang menyimpan semua harta  dan benda yang kita miliki didalamnya juga patut kita lindungi. Untuk mengantisipasi , apa bila jenis pagar yang akan kita pakai untuk membentengi komputer/jaringan pribadi  kita terhadap semua ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan khususnya dari  luar terhadap semua properti pribadi kita yang terdapat didalamnya. Apakah pernah dengar istilah Tembok Api ? sedikit terdengar lucu apabila diartikan per suku  kata dari kata "firewall". Tetapi apa dan bagaimanakah firewall itulah yang akan kdi bahas dalam tulisan ini.
            Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, karena kritik dan saran yang membangun senantiasa penulis harapkan demi terlaksananya laporan selanjutnya yang lebih baik.
Demikianlah, apabila ada tutur kata yang tidak berkenan di hati pembaca mohon di maafkan sebagaimana penulis hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari kesalahan. Kesempurnaan hanya milik Allah. Semoga makalah ini dapat bermanfaat baik bagi penulis dan terlebih bagi pembaca.

                                                                                    Yogyakarta, 24 November 2014

                                                                                                     Penulis  
                                                                                                (Rizqi Agi Riaji)



DAFTAR ISI

Kata pengantar......................................................................................................................
Daftar isi...............................................................................................................................

Bab 1. Pendahuluan
1.1  Latar belakang.......................................................................................................................
1.2  Tujuan...................................................................................................................................

Bab II. Pembahasan
            2.1 pengertian firewall serta jenis – jenis firewall.....................................................
            2.2 Cara kerja firewall................................................................................................
            2.3 Karakteristik firewall...........................................................................................
            2.4 Teknik firewall………………………………………………………………….
            2.5 konfigurasi firewall……………………………………………………………..

            2.6  Mengatur/menambahkan program yang dapat dilalui oleh firewall…………...
Bab III. Penutup
            3.1 kesimpulan...........................................................................................................
            3.2 saran.....................................................................................................................

Daftar pustaka........................................................................................................................







BAB 1
PENDAHULUAN
1.1  latar belakang
Pengertian Firewall adalah  sistem atau perangkat yang memberi otorisasi pada lalu lintas jaringan komputer yang dianggapnya aman untuk melaluinya dan melakukan pencegahan terhadapa jaringan yang dianggap tidak aman. Fire-wall dapat berupa perangkat lunak (program komputer atau aplikasi) atau perangkat keras (peralatan khusus untuk menjalankan program fire-wall) perangkat yang menyaring lalu lintas jaringan antara jaringan. Perlindungan Firewall diperlukan untuk komputasi perangkat seperti komputer yang diaktifkan dengan koneksi Internet. Meningkatkan tingkat keamanan jaringan komputer dengan memberikan informasi rinci tentang pola-pola lalu lintas jaringan. Perangkat ini penting dan sangat diperlukan karena bertindak sebagai gerbang keamanan antara jaring komputer internal dan jaringan komputer eksternal.

Firewall secara umum di peruntukkan untuk melayani :
1.mesin/komputer
  Setiap individu yang terhubung langsung ke jaringan luar atau internet dan menginginkan
  semua yang terdapat pada komputernya terlindungi.
2.Jaringan
  Jaringan komputer yang terdiri lebih dari satu buah komputer dan berbagai jenis
  topologi jaringan yang digunakan, baik yang di miliki oleh perusahaan organisasi dsb.


1.2   Tujuan Makalah
            1 . Untuk memenuhi tugas mata kuliah sistem operasi tentang firewall.
            2.  Untuk menambah pengetahuan tentang firewall.
            3. Agar pembaca tahu jenis firewall, cara kerja, karakteristik firewall, teknik, konfigurasi   firewall serta langkah-langkahnya.



BAB II
PEMBAHASAN

Firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang digunakan untuk melindungi komputer dari beberapa jenis serangan dari komputer luar.
2.1 Jenis firewall
Firewall Software
Software firewall, juga kadang-kadang disebut firewall pribadi, dirancang untuk berjalan pada satu komputer. Paling sering digunakan pada rumah atau komputer kantor kecil yang memiliki akses broadband, yang cenderung ditinggalkan di sepanjang waktu. Sebuah perangkat lunak firewall mencegah akses yang tidak diinginkan ke komputer melalui koneksi jaringan dengan mengidentifikasi dan mencegah komunikasi melalui port berisiko.
Jadi intinya software firewall adalah aplikasi perangkat lunak komputer yang digunakan untuk mengatur akses dalam sebuah jaringan komputer. Namun software firewall memiliki kelemahan diantaranya adalah software firewall adalah sebbuah perangkat lunak yang berjalan pada sistem operasi komputer, jadi ketika sistem operasi terganggu, maka firewall juga akan bermasalah. Software firewall juga sangat bergantung pada pengguna membuat keputusan yang tepat. Jika seseorang menggunakan perangkat lunak firewall salah memberikan intruksi misalnya sebuah keylogger atau Trojan di izinkan untuk mengakses Internet, maka keamanan pada komputer akan terganggu meskipun tidak ada yang salah dengan firewall sendiri.
Firewall Hardware
Hardware firewall yang lebih kompleks. Hardware firewall juga memiliki komponen perangkat lunak, tetapi berjalan baik pada alat jaringan direkayasa khusus atau server dioptimalkan didedikasikan untuk tugas menjalankan firewall. Sebuah firewall hardware ditempatkan antara jaringan, seperti perusahaan, dan daerah yang kurang aman, seperti Internet. Firewall juga dapat memisahkan jaringan yang lebih aman dari jaringan kurang aman, seperti satu lokasi perusahaan
dalam struktur perusahaan yang lebih besar. Versi firewall perangkat keras yang tersedia untuk pengguna rumahan yang menginginkan perlindungan yang lebih kuat dari potensi serangan internet.
Ada beberapa jenis firewall :
  1. Packet filter : Setiap paket yang masuk atau keluar jaringan akan di ataur apakah diterima atau ditolak berdasarkan aturan user-defined. Packet filtering ini cukup efektif dan transparan kepada pengguna, tetapi sulit untuk mengkonfigurasi. namu rentan terhadap serangan IP spoofing .

Kelebihan dari tipe ini adalah mudah untuk di implementasikan, transparan
untuk pemakai, lebih cepat

- Adapun kelemahannya adalah cukup rumitnya untuk menyetting paket yang akan
  difilter secara tepat, serta lemah dalam hal authentikasi.

-Adapun serangan yang dapat terjadi pada firewall dengan tipe ini adalah:
        
         + IP address spoofing : intruder (penyusup) dari luar dapat melakukan ini
           dengan cara menyertakan/menggunakan ip address jaringan lokal yanbg telah
           diijinkan untuk melalui firewall.

         + Source routing attacks : tipe ini tidak menganalisa informasi routing
           sumber IP, sehingga memungkinkan untuk membypass firewall.

         + Tiny Fragment attacks : intruder (penyusup) membagi IP kedalam bagian
           bagian (fragment) yang lebih kecil dan memaksa terbaginya informasi
           mengenai TCP header. Serangan jenis ini di design untuk menipu aturan
           penyaringan yang bergantung kepada informasi dari TCP header. penyerang
           berharap hanya bagian (fragment) pertama saja yang akan di periksa dan
           sisanya akan bisa lewat dengan bebas. Hal ini dapat di tanggulangi dengan
           cara menolak semua packet dengan protokol TCP dan memiliki Offset = 
           pada IP fragment (bagian IP)
  1. Gateway aplikasi : Mekanisme keamanan untuk aplikasi tertentu, seperti FTP , dan Telnet server. Hal ini sangat efektif, namun dapat memberlakukan degradasi kinerja.

  Cara kerjanya adalah apabila ada pengguna yang menggunakan salah satu aplikasi
  semisal FTP untuk mengakses secara remote, maka gateway akan meminta user
  memasukkan alamat remote host yang akan di akses.Saat pengguna mengirimkan
  USer ID serta informasi lainnya yang sesuai maka gateway akan melakukan hubungan
  terhadap aplikasi tersebut yang terdapat pada remote host, dan menyalurkan
  data diantara kedua titik. apabila data tersebut tidak sesuai maka firewall
  tidak akan meneruskan data tersebut atau menolaknya. Lebih jauh lagi, pada tipe
  ini Firewall dapat di konfigurasikan untuk hanya mendukung beberapa aplikasi
  saja dan menolak aplikasi lainnya untuk melewati firewall.

  Kelebihannya adalah relatif lebih aman daripada tipe packet filtering router
  lebih mudah untuk memeriksa (audit) dan mendata (log) semua aliran data yang
  masuk pada level aplikasi.

  Kekurangannya adalah pemrosesan tambahan yang berlebih pada setiap hubungan.
  yang akan mengakibatkan terdapat dua buah sambungan koneksi antara pemakai dan
  gateway, dimana gateway akan memeriksa dan meneruskan semua arus dari dua arah.
3. Circuit-level gateway : Mekanisme keamanan koneksi TCP maupun UDP. Setelah sambungan telah dibuat, paket dapat mengalir antara host tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

  cara kerjanya : Gateway akan mengatur kedua hubungan tcp tersebut, 1 antara
  dirinya (gw) dengan TCP pada pengguna lokal (inner host) serta 1 lagi antara
  dirinya (gw) dengan TCP pengguna luar (outside host). Saat dua buah hubungan
  terlaksana, gateway akan menyalurkan TCP segment dari satu hubungan ke lainnya
  tanpa memeriksa isinya. Fungsi pengamanannya terletak pada penentuan hubungan
  mana yang di ijinkan.
  Penggunaan tipe ini biasanya dikarenakan administrator percaya dengan pengguna
  internal (internal users).
4. Proxy server: Memotong semua pesan masuk dan keluar jaringan. proxy server efektif menyembunyikan alamat jaringan dengan baik
2.2 Cara Kerja Firewall
– Semua komunikasi jaringan melewati firewall
– Hanya lalu lintas data dari jaringan terpercaya yang diperbolehkan lewat oleh firewall
– Firewall memiliki kemampuan melindungi omputer dari serangan berbahaya yang berasal dari internet
Cara Kerja FIREWALL dengan  menggunakan  metode-metode  untuk  mengatur  lalu lintas jaringan dari internet ke computer  kita.
1. Packet Filtering
Paket dianalisa dan dibandingkan dengan filter. Filter paket memiliki seperangkat aturan untuk menerima atau menolak dengan pra-dikonfigurasi.
2.  Stateful Inspeksi
Ini adalah metode baru, ia membandingkan aspek kunci setiap database sumber yang dipercaya. Jika paket diizinkan maka akan lanjut, jika tidak maka  akan  dibuang.
Firewall dapat di konfigurasi dengan  menambahkan  filter  berdasarkan  yang  di  bawah  ini:
a. Alamat IP
Dalam  kasus  ini  apapun  jika  alamat IP di luar  jaringan  dikatakan  kurang  baik, maka  dimungkin kan  untuk  mengatur  filter  untuk memblokir  semua  lalu lintas  ke  dan  dari  alamat IP. Misalnya , jika  alamat IP tertentu  ditemukan  akan  membuat  terlalu banyak  koneksi  ke server , administrator  dapat  memutuskan  untuk memboklir  lalu  lintas  dari IP  ini  menggunakan firewall.
b. Nama Domain
Karena sulit mengingat alamat IP, hal ini adalah cara yang paling mudah untuk menambahkan filter berdasarkan nama domain. Perusahaan  dapat  memutuskan  untuk  memboklir  semua  akses  ke  nama  domain  tertentu , atau  mungkin  menyediakan  akses  hanya  untuk  daftar  nama  domain  yang  dipilih.
c. Port/ Protokol
Setiap layanan internet menggunakan nomor port, setiap layanan dengan satu kata sederhana dan bisa dibandingkan dengan pintu virtual dari server melalui sebuah layanan yang telah disediakan. Sebagai contoh , jika server menjalankan layanan web (HTTP) maka biasanya tersedia pada port 80. Demikian pula berbagai layanan seperti Telnet (Port 23), FTP (Port 21) dan SMTP (Port 25) dapat berjalan pada server. Jika layanan ini ditujukan untuk public, maka biasanya port akan dibiarkan terbuka. Jika tidak, maka akan diblok menggunakan firewall untuk mencegah penyusup menggunakan port terbuka untuk membuat sambungan.
d. Kata Khusus atau Frase
Firewall dapat dikonfigurasi untuk menyaring satu atau lebih kata atau frase yang spesifik sehingga, baik paket masuk dan keluar yang dipandai untuk kata-kata yang ada dalam saringan. Misalnya , anda mungkin mengatur settingan firewall untuk menyaring setiap paket yang berisi istilah ofensif atau frase untuk dapat masuk maupun keluar dari jaringan anda.
2. 3 Karakteristik Firewall
1. Firewall harus lebih kuat dan kebal terhadap serangan luar. Hal ini berarti bahwa Sistem Operasi akan lebih relative lebih aman dan pengguna sistemnya dapat dipercaya.
2. Hanya aktivitas atau kegiatan yang dikenal/terdaftar saja yang dapat melewati atau melakukan hubungan. Hal ini dilakukan dengan menyetting policy pada konfigurasi keamanan local.
3. Semua aktivitas atau kegiatan dari dalam ke luar harus melewati firewall. Hal ini dilakukan dengan membatasi atau memblok semua akses terhadap jaringan local, kecuali jika melewati firewall terlebih dahulu.
Ada dua jenis karakteristik firewall jika dilihat dari fungsi firewall tersebut yaitu :
1. Personal Firewall
Personal firewall merupakan firewall yang digunakan oleh individu atau pribadi untuk membentengi komputer PC ataupun notebook dari serangan serangan berbahaya yang datang dari luar (biasanya internet). Personal firewall ini biasanya berbentuk software yang sudah terbundel dalam sebuah sistem operasi yang digunakan, bisa juga berupa software yang harus diinstall terlebih dahulu seperti misalnya anti virus. Personal firewall sangat bermanfaat untuk mencegah spyware, spamming, dan virus masuk ke komputer atau notebook kita.
2. Network Firewall
Network firewall khusus difungsikan pada sebuah jaringan komputer untuk keamanan jaringan. Tersedia bermacam-macam jenis firewall untuk neetwork firewall ini, contohnya adalah ISA Server, Cisco PIX, Cisco ASA, dan IP Tables. Semua jenis firewall tersebut fungsinya hanya satu, yaitu mengamankan jaringan komputer.
2.4 TEKNIK YANG DIGUNAKAN OLEH FIREWALL

1.Service control (kendali terhadap layanan)
  berdasarkan tipe-tipe layanan yang digunakan di Internet dan boleh diakses baik
  untuk kedalam ataupun keluar firewall. Biasanya firewall akan mencek no IP
  Address dan juga nomor port yang di gunakan baik pada protokol TCP dan UDP,
  bahkan bisa dilengkapi software untuk proxy yang akan menerima dan menterjemahkan
  setiap permintaan akan suatu layanan sebelum mengijinkannya.Bahkan bisa jadi
  software pada server itu sendiri , seperti layanan untuk web ataupun untuk mail.

2.Direction Conrol (kendali terhadap arah)
  berdasarkan arah dari berbagai permintaan (request) terhadap layanan yang
  akan dikenali dan diijinkan melewati firewall.

3.User control (kendali terhadap pengguna)
  berdasarkan pengguna/user untuk dapat menjalankan suatu layanan, artinya ada user
  yang dapat dan ada yang tidak dapat menjalankan suatu servis,hal ini di karenakan
  user tersebut tidak di ijinkan untuk melewati firewall. Biasanya digunakan untuk
  membatasi user dari jaringan lokal untuk mengakses keluar, tetapi bisa juga
  diterapkan untuk membatasi terhadap pengguna dari luar.

4.Behavior Control (kendali terhadap perlakuan)
  berdasarkan seberapa banyak layanan itu telah digunakan. Misal, firewall dapat
  memfilter email untuk menanggulangi/mencegah spam.


2.5 KONFIGURASI FIREWALL

1.Screened Host FIrewall system (single-homed bastion)

  Pada konfigurasi ini, fungsi firewall akan dilakukan oleh packet filtering
  router dan bastion host*.Router ini dikonfigurasikan sedemikian sehingga
  untuk semua arus data dari Internet, hanya paket IP yang menuju bastion host
  yang di ijinkan. Sedangkan untuk arus data (traffic) dari jaringan internal,
  hanya paket IP dari bastion host yang di ijinkan untuk keluar.
 
  Konfigurasi ini mendukung fleksibilitasdalam Akses internet secara langsung,
  sebagai contoh apabila terdapat web server pada jaringan ini maka dapat di
  konfigurasikan agar web server dapat diakses langsung  dari internet.
 
  Bastion Host melakukan fungsi Authentikasi dan fungsi sebagai proxy. konfigurasi
  ini memberikan tingkat keamanan yang lebih baik daripada packet-filtering router
  atau application-level gateway secara terpisah.

Gambar
                                                    [-------]<------------+
                                                    [Bastion]<----------+ |
                                                    [ Host  ]=========+ | |
                                                    [-------]<------+ | | |
                                                                                  | | | |
                                                                                  |         | | |
    (      )<---------------------------------+ | | +------->
   (Internet)====[X]=============+==============+============[Jaringan lokal] 
    (             )           packet                    |                               |
                   filtering router  [SERVER]<-----------+                         


2.Screened Host Firewall system (Dual-homed bastion)

  Pada konfigurasi ini, secara fisik akan terdapat patahan/celah dalam jaringan.
  Kelebihannya adalah dengan adanya du ajalur yang meisahkan secara fisik maka
  akan lebih meningkatkan keamanan dibanding konfigurasi pertama,adapun untuk
  server-server yang memerlukan direct akses (akses langsung) maka dapat di
  letakkan ditempat/segmenrt yang langsung berhubungan dengan internet
  Hal ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan 2 buah NIC ( network interface
  Card) pada bastion Host.

  Gambar
                                                                    <----------------+
                                                    [-------]===============+ |
                                                    [Bastion]<----------+   | |
                                                    [ Host  ]=========+ |   | |
                                                    [-------]<------+ | |   | |
                                                                                  | | |   | |
                                                                                  |         | |   | |
    (      )<---------------------------------+ | |   | +------->
   (Internet)====[X]=============+==============+ |   +============[Jaringan lokal] 
    (             )           packet                    |                               |
                   filtering router  [SERVER]<-----------+                         

3.Screened subnet firewall

  Ini merupakan konfigurasi yang paling tinggi tingkat keamanannya. kenapa?
  karena pada konfigurasi ini di gunakan 2 buah packet filtering router, 1 diantara
  internet dan bastion host, sedangkan 1 lagi diantara bastian host dan jaringan lokal
  konfigurasi ini membentuk subnet yang terisolasi.

  adapun kelebihannya adalah :
  + terdapat 3 lapisan/tingkat pertahanan terhadap penyusup/intruder .
  + router luar hanya melayani hubungan antara internet dan bastion host sehingga
    jaringan lokal menjadi tak terlihat (invisible )
  + Jaringan lokal tidak dapat mengkonstuksi routing langsung ke internet,
    atau dengan kata lain , Internet menjadi Invinsible (bukan berarti tidak
    bisa melakukan koneksi internet).



Gambar
                                                                    <----------------+
                                                    [-------]===============+ |
                                                    [Bastion]<----------+   | |
                                                    [ Host  ]=========+ |   | |
                                                    [-------]<------+ | |   | |
                                                                                  | | |   | |
                                                                                  |         | |   | |
    (      )<---------------------------------+ | |   | +------->
   (Internet)====[X]=============+==============+ |   +============[Jaringan lokal] 
    (             )           packet                    |                               |
                   filtering router  [SERVER]<-----------+                         



  2.6  Mengatur/menambahkan program yang dapat dilalui oleh firewall
1. Cara mengatur firewall untuk mengaktifkan atau menonaktifkan
-Buka control panel.


-All control panel items – >Windows firewall –> kemudian klik Turn windows firewall on or off


-windows firewall – >Turn Windows Firewall on or off (ada dua pilih tetap mengaktifkan firewall atau menonaktifkan firewall)

-jika anda ingin menonaktivkan maka pilih Turn off windows firewall (not recommended)
2. Cara mendambah rule firewall.
- Control Panel -> All control panel items -> windows firewall
- Kemudian klik advanced settings
- Pilih jenis koneksi, ada dua pilihan yaitu inbound rule atau outbound rule. Inbound rule adalah        jika komputer menerima data dari luar , sementara outbound rule adalah jika komputer mengirim  data keluar.
-Kemudian klik New rule
-Pilih Port dan next
-Tulis Port dan next.


- Allow the connection dan next.
- Next lagi.
- Isi Nama dan Description
- Kemudian Finish
Cara menambahkan aplikasi pada firewall
1. Buka control panel -> all control panel -> windows firewall.
2. Kemudian klik Allow a program or feature trough windows firewall.
3. Pilih aplikasi yang anda ingin tambahkan.
4.Klik OK.


BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
 firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah firewall diimplementasikan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Firewall umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah generik yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda.

3.2 Saran
Diharapkan kepada pembaca agar memberikan kritik dan saran yang membangun baik dari segi sistematika maupun dari segi isi,setelah membaca makalah ini semog dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca.









DAFTAR PUSTAKA


(waktu 21.00,  24 november 2014)
(waktu 21.10,  24 november 2014)
(waktu 21.30, 24 november 2014)
(waktu 22.00, 24 november 2014)  
(waktu 22.20, 24 november 2014)
(waktu 22.50, 24 november 2014)